Ingin Buka Usaha Fotokopi? Perhatikan 4 Hal Ini

Mesin fotokopi tercipta berkat pemikiran Chester Carlsoni, seorang fisikawan asal Amerika Serikat. Pada tahun 1938, dia mulai berpikir bagaimana cara agar pekerjaan mencetak dokumen secara berulang-ulang dapat berlangsung dengan singkat. Melalui penelitian dan percobaan yang cukup panjang, akhirnya Chester berhasil menciptakan alat pengganda dokumen ini pada tahun 1939. Alat ini kemudian dipatenkan pada 6 Oktober 1942 (Wikipedia).

Seiring meningkatnya kebutuhan fotokopi, penyedia jasa fotokopi pun menjamur. Seorang teman yang juga menggeluti bisnis ini mengatakan, membuka jasa fotokopi tidaklah mudah. Setidaknya ada 4 hal dasar yang harus diperhatikan, di antaranya:

Pemilihan Lokasi
Pemilihan lokasi haruslah strategis. Area sekitar sekolah, kampus, dan lingkungan perkantoran adalah tempat terbaik untuk membuka usaha jenis ini. Karena tempat-tempat tersebut mempunyai potensi pasar yang cukup tinggi.

Kualitas Fotokopi
Hal penting pada usaha fotokopi dari sisi customer tentu saja kualitas fotokopian. Orang bisa saja tidak akan kembali lagi karena menilai hasil fotokopian yang jelek. Sebaliknya, orang akan terus kembali datang karena puas dengan kinerja usaha kita. Untuk mendapatkan hasil fotokopi yang baik, gunakan mesin fotokopi yang terbaik pula. Sebelum memutuskan untuk membeli mesin fotokopi, cari tahu informasi sebanyak-banyaknya agar mendapatkan merk dan harga terbaik.

Salah satu rekomendasi tempat pembelian mesin fotokopi ialah Java Fotocopy. Java Fotocopy merupakan distributor dari dua merk mesin fotocopy yang sangat populer, yaitu Xerox dan Cannon. Selain menyediakan mesin dengan kondisi baru, Java Fotocopy juga menyediakan mesin rekondisi 97% dengan kualitas terjamin. Java Fotocopy melayani pembeli dari seluruh Indonesia. Menariknya, khusus area Jabodetabek, biaya pengiriman free alias gratis.

Java Fotocopy, jual mesin fotocopy murah
Website Java Fotocopy

Selain itu, Java Fotocopy juga melayani instalasi, servis dan perawatan mesin fotokopi.

Java Fotocopy
Jl. TB. Simatupang No. 1A Jagakarsa, Jakarta Selatan
Phone: (021) 2237 3839
Ponsel: 0852 1882 7700
Email: fotocopyjakarta@gmail.com

Kembangkan Usaha Lain
Selain melayani jasa fotokopi, ada baiknya membuka usaha lain seperti menjual Alat Tulis Kantor, cetak foto digital dan mainan anak dalam skala kecil. Kelengkapan suatu usaha bisa jadi pertimbangan orang apakah akan menggunakan jasa kita atau tidak. Selain itu, hasil penjualan ini juga mampu mempercepat mencapai titik Break Even Point, yang pada kemudian hari akan menjadi laba tambahan.

Perhatikan Hal-hal Kecil
Pernah membatalkan niat untuk fotokopi karena tidak ada tempat parkir atau tempat parkir yang dirasa kurang aman? Ada yang pernah ada yang tidak/belum. Saya sendiri pernah mengalami hal ini. Sebaiknya hal kecil seperti ketersedian dan keamanan parkir ini sebaiknya diperhatikan. Jika modal masih ada, boleh melengkapi tempat usaha dengan kamera CCTV. Selain masalah parkir, sediakan juga TV atau bahkan WiFi untuk pengunjung. Ini bisa menjadi nilai lebih bagi pengunjung baru. Karena bagaimanapun, kesan pertama itu penting.

Itu empat hal yang sebaiknya diperhatikan ketika berencana membuka usaha fotokopi menurut teman saya. “Biarlah tetap anonim, yang penting saya sudah berbagi ilmu”, ujarnya.

Hangout Bareng Ponakannya Om

“Saya ulangi; tiga tiket, bangku B8, B9, dan B10.”

“Iya, bener.”

“Jadi totalnya Rp 75.000, pak.”

Kuambil selembar uang bergambar bapak proklamator RI dari dompet, terima kembalian, lalu meninggalkan mbak-mbak Blitz dengan sedikit kesal karena dipanggil ‘pak’.

Kami datang 15 menit sebelum film diputar, tetapi masih dapat bangku yang cukup strategis. Strategis di sini tergantung niat nontonnya, ya. Kalau niat ke bioskop justru mau bikin film, biasanya sengaja memilih di tempat strategis lain.

Saya bersyukur ada bioskop dekat rumah yang bisa-dibilang-murah dan tak pernah antri panjang, bahkan pada pemutaran karya Raditya Dika seperti ini. Di tempat lain kayaknya antrinya sadis. Kalau pun nggak ngantri, bakalan susah dapet bangku yang enak.

Saya nonton bareng dua keponakan yang kebetulan sedang libur sekolah. Film Hangout sepertinya cocok untuk menghibur dua  anak di bawah umur ini, karena saya yakin tidak ada adegan ciuman di film terbaru dari film yang ditulis, disutradarai dan dibintangi oleh Radit (antara multitalenta atau maruk) sendiri ini.

Foto keponakan 3 tahun yang lalu

Hangout bercerita tentang sekumpulan aktor dan aktris (orangnya siapa aja, liat gambar di bawah) yang mendapatkan undangan dari seseorang yang misterius ke sebuah pulau untuk membicarakan sebuah proyek. Rupanya, orang misterius yang mengundang tersebut mempunyai niat jahat untuk membunuh mereka satu per satu dari mereka.

Aktor dan aktris papan atas pemeran Film Hangout

Nah, siapa sih orang misterius yang menjadi pembunuh ini? Apakah salah satu dari mereka? Apakah orang di pojok kanan bawah? Nonton deh, ya biar tahu.

Sepanjang pemutaran film, saya sering mendengar banyak penonton tertawa, termasuk dua keponakan di bawah umur saya. Saya juga ikut tertawa sih, walau tak sesering penonton lain. Mungkin karena saya kebanyakan nonton acara komedi kali, ya?

Oya, saya juga sempat ikut menebak-nebak siapa pembunuhnya, walau tak terlalu excited. Dan tebakan saya salah, haha.

Dan seperti film-film karya Radit yang lain, film yang semua pemerannya menggunakan nama asli (atau nama panggung) ini juga mempunyai pesan positif. Kalau boleh pinjam istilah dari Mario Teguh, film ini menyampaikan pesan yang super!

Wajah sumringah dari kedua keponakan setelah film usai menandakan bahwa mereka suka film ini. Syukurlah.

Es cappuchino cincau pinggir jalan mengakhiri hangout antara om dan keponakannya. Tadinya berencana mengajak mereka lagi untuk nonton CST Movie-nya Ernest, sayang mereka pulang kampung duluan. Om jadi sepi, nih.

Ada yang mau om pangku ajak nonton lagi?

I'm Back, Beach!

Salah satu hal yang saya sayangkan hingga sekarang adalah saya tidak bisa berenang. Makanya ketika main ke pantai, saya tidak pernah ikut jeguran, takut klelep.  

Ngomongin pantai, sudah lama sekali saya tidak liburan ke sana. Terakhir liburan ke pantai di daerah Jogja, waktu itu Nyi Roro Kidul masih ABG (saking lamanya). Kita flashback sebentar. Nyi Roro Kidul belia adalah sosok enerjik tapi cenderung memberontak. "Kebebasan" digunakannya sebagai pembenaran atas kenakal-kenakalan yang dilakukan. Orang tuanya pun terkesan membiarkan. Meski begitu, tenyata beliau telah berkarya. Salah satu karya yang cukup fenomenal adalah berkolaborasi menyanyikan lagu rap bersama seorang rapper ganteng. Salut!

Kembali ke pantai. Ngomong-omong, libur akhir tahun ini rencananya bakal ke pantai lagi. Dan foto yang mewakili saya saat ini adalah:

meme arnold schwarzenegger

Setelah Mannequin Challenge, Apalagi?

Setelah Ice Bucket Challenge dan Harlem Shake, sekarang giliran Mannequin Challenge yang menjadi trend di dunia maya. Kegiatan pura-pura menjadi patung (mannequin) ini diawali oleh anak SMA di Florida melalui postingan Twitter yang menjadi viral.

Tapi, buat pecinta film-film Stephen Chow, mungkin akan langsung menyangkal fakta di atas. Yang pernah nonton Shaolin Soccer pasti tahu kenapa.

Tak hanya Shaolin Soccer, pada film Deadpool juga ada bagian yang menggunakan teknik seperti ini. Kalau tidak percaya percaya, coba putar file Deadpool.mkv di laptop kamu, kemudian perhatikan bagian opening-nya.

Belakangan, salah satu video klip Desy Ratnasari juga dihubung-hubungkan dengan tantangan ini. Dasar netizen!

Jika Ice Bucket Challenge mempunyai tujuan-tujuan tertentu seperti kampanye, donasi atau hal lainnya, maka Mannequin Challenge ini cuma buat seru-seruan saja. Buat kamu yang pengen ngelakuin kegiatan minim manfaat ini, mungkin tip-tip di bawah ini bisa membantu.

Pastikan Ada yang Mau Pegang Kamera
Ini poin yang paling penting, karena pernah ada penelitian ilmiah yang menyatakan faktor kegagalan terbesar pembuatan Mannequin Challenge adalah tidak ada yang mau pegang kamera, semua orang pengen jadi manekin. (ngasal)

Gunakan Stabilizer Kamera
Ini buat pendukung aja, sih. Soalnya kamera tanpa stabilizer yang dipegang sambil berjalan akan menghasilkan video yang sangat tidak stabil. Penggunaan stabilizer ini akan meminimalisir komentar miring dari para netizen yang budiman seperti, “Ah, sakit mata gue liatnya.”

Siapkan Backsound
Lagu yang sering dipakai pada challenge ini adalah lagu berjudul Black Beatles dari Rae Sremmur ft. Gucci Mane. Konon, gara-gara dipakai menjadi backsound Mannequin Challenge, lagu ini tembus 10 besar pada jajaran Billboard Hot 100. 

Lakukan Video Editing
Peran video editing ini sebatas untuk mengganti audio pada video yang telah direkam menjadi lagu pada poin 3 di atas. Karena kegiatan merekam video sambil memutar lagu dengan tujuan menjadikannya backsound adalah perbuatan tercela dalam dunia videografi.

Di bawah ini adalah video lama saya. Waktu itu tujuan bikin bukan untuk Mannequin Challenge, karena memang belum menjadi trend. Karena momennya pas (lebih tepatnya saya pas-pasin, karena video ini memang bukan Mannequin Challenge), video ini saya reupload di akun Instagram saya. Dengan menggunakan tagar #MannequinChallenge, ternyata mendapat view lumayan banyak (bisa ratusan view, biasanya cuma puluhan, haha).

Video ini menggunakan dua foto yang saya olah menggunakan Photoshop dan Sony Vegas.

Setelah Mannequin Challenge ini, kira-kira apalagi ya, yang bakal jadi trend? Tuangkan imajinasi liarmu di kolom komentar!

6 Aksesoris Keren untuk Pria

Di zaman seperti sekarang ini, pria seolah tak mau kalah dengan wanita dalam hal berpenampilan. Untuk itu, dibutuhkan sejumlah aksesoris yang bisa digunakan untuk membuat penampilan pria terlihat lebih baik. Apa saja, sih, aksesoris yang dibutuhkan untuk menunjang penampilan itu?

1. Jam Tangan
Selain untuk menunjukkan waktu, ternyata jam tangan juga mampu meningkatkan rasa percaya diri dari seorang pria. Apalagi jika jam tangan yang digunakan mempunyai merk yang sudah terkenal. Kesan rapi dan menghargai waktu akan langsung melekat pada penggunanya.

Pemakaian jam tangan ini sebaiknya disesuaikan dengan keadaan. Untuk keadaan formal, gunakan jam yang bentuknya formal. Tapi untuk keadaan santai, bisa gunakan jam bergaya sporty.

2. Kalung Pria
Untuk membuat penampilan terlihat lebih macho dan swag, salah satu aksesoris yang bisa digunakan adalah kalung. Ada berbagai macam jenis kalung, mulai dari model hingga material (bahan) pembuatnya. Berikut ini adalah salah satu contoh kalung pria yang bagus. Terbuat dari bahan titanium, cocok dipakai saat nongkrong bersama teman. Harga titanium steel kalung pria ini bisa dibilang terjangkau, hanya Rp 199.000 saja.

Kalung Titanium Pria
Kalung untuk Pria

Perawatan kalung jenis ini pun tidak sulit. Untuk membersihkan hanya perlu membasuhnya dengan kain lembut yang dibasahi air hangat. Cukup itu saja. Tidak perlu menggunakan detergen atau bahan lainnya. Kemudian, yang perlu diperhatikan adalah hindari kalung kontak langsung dengan spray, parfum, air garam, atau produk perawatan kulit yang mengandung bahan kimia.

Kelebihan menggunakan kalung berbahan titanium steel adalah anti korosi. Jadi tidak perlu khawatir apakah nantinya kalung ini akan berkarat. 

Harga titanium steel kalung pria ini relatif murah. Pembeliannya bisa dilakukan secara online. Kebetulan MatahariMall.com menyediakan kalung jenis ini. Berbagai model dan pilihan bisa Anda lihat di website tersebut.

3. Cincin
Masih ingat demam cincin akik beberapa waktu lalu? Banyak orang berlomba-lomba mendapatkan motif akik yang bagus untuk cincin mereka. Untuk apa? Tentu saja agar terlihat keren.

Akan tetapi, menurut pendapat pribadi, sebagus apa pun model cincin akik yang dipakai, masih kalah keren dengan cincin pernikahan.

4. Gelang
Gelang identik sebagai aksesoris wanita. Akan tetapi, aksesoris ini juga pantas digunakan kaum Adam. Gelang mempunyai banyak model, motif dan harga. Anda bisa cek di toko online atau datang langsung ke penjual-penjual aksesoris jenis ini. Jika berniat beli secara online, belilah di toko online yang sudah terpercaya.

5. Topi
Memakai topi bagi kaum pria bukan hanya untuk menghindari silau karena sinar matahari, tapi juga dapat membuat penampilan terlihat lebih baik. Selain melindungi mata karena silau, mengenakan topi juga mampu melindungi rambut dari sinar matahari.

Model topi juga beragam. Bahkan sebagian toko online menyediakan topi custom untuk Anda yang menyukai aksesoris yang tidak 'pasaran'. 

6. Kacamata
Kacamata merupakan aksesoris yang cukup banyak dipakai oleh kaum pria. Selain untuk alat bantu (karena mata minus, plus atau silinder), kaca mata sering dipakai oleh pria dengan keyakinan tingkat kekerenannya akan meningkat. Karena memang secara umum demikian adanya.

Nah, buat pria metroseksual yang kebetulan baca postingan ini, aksesoris apa saja, sih, yang sering dipakai? Share, yuk!