Main Ice Skating di Jakarta

Kita beruntung hidup di jaman dengan kemajuan teknologi seperti sekarang. Tanpa teknologi, rasanya tak mungkin kita bisa bermain ice skating di Indonesia. Mengingat Indonesia adalah negara tropis yang hanya memiliki 2 musim saja setiap tahunnya (musim rambutan dan musim mangga tidak termasuk .red).

Di Jakarta sendiri ada beberapa mall yang mempunyai fasilitas ice skating, salah satunya adalah Mall Taman Anggrek (MTA) yang berada di Grogol, Jakarta Barat.

Pertama kali ke sana akhir tahun 2013 kemarin. Melihat anak-anak kecil yang sudah lihai bermain, membuat saya sempat mengurungkan niat untuk mencoba permainan ini. Tapi Tuhan berkehendak lain. Sepertinya Dia mengirim malaikat terbaiknya, kemudian membisikkan sesuatu ke telinga untuk membangkitkan keberanian saya, "Ya elah bro, gitu aja gak berani. Malu sama umur!"

Suasana ice skating di MTA

Sejurus kemudian, saya sudah berada di lantai 3. Antri dengan tertib dan bijaksana untuk membeli tiket masuk.

Apabila Anda berniat untuk bermain ice skating di MTA, ada baiknya menyimak beberapa tips berikut:
1. Kaos kaki adalah benda wajib yang harus dipakai, selain tentu saja pakain yang sopan dan tak mengundang birahi lawan jenis. Jadi, usahakan bawa kaos kaki dari rumah. Daripada beli ya, kan.
2. Beberapa benda (seperti tas) tidak boleh dibawa masuk ke arena ice skating. Jika terlanjur, Anda bisa menyewa locker room dengan harga Rp. 12000 per jam (mungkin sekarang tarifnya sudah berubah). Jadi, bawa barang seperlunya saja.
3. Ambil dan pilih ukuran sepatu sendiri. Karena ukuran sepatu kadang berbeda dengan ukuran yang ada di pasaran. Jika ukuran sepatu tak sesuai dengan kaki, siap-siap saja kaki pegal level maksimal ketika selesai bermain.
4. Baca, pelajari dan bayangkan cara bermain ice skating terlebih dahulu. Hal ini berfungsi untuk meminimalisir hal-hal yang kadang membuat malu.
5. Jika poin 4 kurang efektif, silahkan coba jurus yang ini: jangan jauh-jauh dari pegangan.
Pura-pura belum bisa. Padahal memang belum bisa, hehe.

Waktu itu hari Minggu. Biaya yang harus dikeluarkan sebesar Rp 70.000/orang untuk 2 jam. Jika lebih dari 2 jam bakal kena charge Rp 9.000/jam.

Setelah berlatih mondar-mandir ke sana ke mari (masih sambil pegangan tentunya) selama beberapa menit, akhirnya saya membulatkan tekad untuk menuju ke tengah arena. 

Dan berhasil.

Ternyata mudah sekali saudara-saudara sekalian. Tak butuh waktu lama, saya langsung berani kebut-kebutan seperti ini:

Terlalu kenceng sampai kabur gitu fotonya.

Dan ternyata gaya menyeimbangkan tubuh ala film Iron Man bisa diaplikasikan pada permainan ini.


Jadi, kapan punya rencana main ke Kutub Timur?