Bukan Puisi

Hujan yang Sendu, puisi hujan

Tiba-tiba hujan jatuh menghujam tanah tanpa peringatan..
Terdengar gemericik hujan yang tampak masih malu..
Samar-samar terdengar pula suara tertawa Patrick Star dengan bodohnya..
SpongeBob dan kawannya tetap setia menebarkan tawa, meskipun di luar sana hujan...

Terlihat dua orang yang serius membuat rangkain kombinasi huruf dan angka sambil sesekali menengok layar kalkulator..
Entah apa yang mereka kerjakan, saya justru asik dengan twitter..
Kalau bisa ditunda, kenapa harus sekarang?
Prinsip tidak terpuji yang cukup bodoh untuk dipegang..

Mandi? Sepertinya mandi bukan ide bagus di saat seperti ini..
Ini karena didukung dengan kemampuan super saya..
Kalo tiba-tiba hujan dan dingin, nggak tau kenapa saya langsung ngerasa bersih. Jadi nggak usah mandi..
Toh, besok masih ada hari jika hanya sekedar buat mencuci badan, semoga...

Puisi yang gagal...
-at Pulogadung