[Quick Post] Tentang Diblokirnya Vimeo

Vimeo, blokir, tifatul sembiring

Beberapa hari ini, di media sosial rame banget pada ngomongin Vimeo, nggak lain karena situs ini diblokir oleh pihak menkominfo karena dianggap mengandung pornografi.

Kalau ngomongin pornografi, sebenarnya banyak banget jalan menuju ke sana, nggak hanya dari Vimeo. Misalnya, dari mesin pencari semacam Google. Kamu nyari 'toge' yang seharusnya mendapat informasi tentang kecambah, tetapi muncul malah xxx. Begitu juga dengan 'SMU'.

Nyari konten porno di Twitter? Bisa-bisa aja, karena banyak juga pengguna Twitter yang men-share link 'gituan'.

Kok malah jadi kayak ngajarin porno gini sih....


Pokoknya gitu, memblokir Vimeo kayaknya bukan langkah yang tepat untuk memberantas pornografi di Indonesia tercinta ini.

Trus gimana dong?

Itulah yang harus dipikirkan para menteri selanjutnya. Mudah-mudahan presiden yang terpilih nanti benar-benar memilih pembantunya berdasarkan kompetensi yang dimiliki.

Lagian, kalau Vimeo diblokir, trus Juliet sama siapa?

GARING AMAT WOY!

6 komentar

Jangan jauh2 deh. Perfilman Indonesia aja misalnya. Belahan dada cewek muncul sedikit aja disensor. Dan itu akan membuat pikiran kita menuju pornografi. Coba kalo tidak, kita nggak akan berpikiran macam2

Blokir sana blokir sini, tapi tetep aja yg hobo "ngoleksi" koleksinya tetep nambah hahaha

kampret,, baca postingan sambil nyoba toge dan smu di google

bener ternyata,, munculnya malah sex :'(

emang dasar nih.. pak tiff.. pak tiff

Pilih 'Anonymous' atau 'Name/URL' di 'Comment as' jika profil untuk berkomentar tidak ada. Terima kasih telah meninggalkan komentar.
EmoticonEmoticon