Perbandingan Smartfren Andromax C dengan Samsung Galaxy Star

Saat ini banyak sekali jenis smartphone di pasaran menyusul semakin berkembangnya komunikasi mobile di tanah air. Para produsen smartphone seakan berlomba mengeluarkan produk terbarunya.
Smartfren, yang notabene sebagai operator seluler, justru terlihat lebih agresif meluncurkan produk smartphone terbarunya daripada produsen smartphone yang lain.

Nah, pada kesempatan ini saya membuat komparasi antara dua smartphone, yaitu Smartfren Andromax C dengan Samsung Galaxy Star. Keduanya merupakan smartphone kelas low-end, dengan harga di bawah satu juta rupiah.


Baik Smartfren Andromax C maupun Samsung Galaxy Star merupakan produk termurah dari masing-masing pabrikan. Smartfren Andromax C dibanderol dengan harga Rp 699.000, sedangkan Samsung Galaxy Star Rp 849.000.

Desain body tidak jauh berbeda. Tetapi, Smartfren Andromax C memiliki ukuran yang lebih lebar karena mengusung layar berukuran 4 inch dengan resolusi 480 x 800 piksel. Sedangkan Samsung Galaxy C mempunyai layar beresolusi 320 x 480 piksel dengan lebar 3 inch saja.

Sama-sama berteknologi Dual SIM, Smartfren Andromax C mampu beroperasi di jaringan GSM dan CDMA. Sementara Samsung Galaxy Star menyediakan dua buah slot kartu SIM untuk jaringan GSM. Hal ini tentu sangat membantu para pengguna dua kartu SIM pada jaringan GSM secara bersamaan.

Untuk urusan konektivitas, Smartfren Andromax C menggunakan jaringan EVDO yang setara dengan 3G pada jaringan GSM. Sedangkan Samsung Galaxy Star sebatas 2G saja. Bagi yang sering menggunakan smartphone-nya untuk tethering hotspot portable alias dipakai untuk modem, saya sarankan memilih Smartfren Andromax C, mengingat selisih kecepatan transfer datanya yang begitu jauh.

Spesifikasi keduanya bisa dilihat pada gambar di bawah ini.


Keduanya sama-sama menggunakan prosesor dengan kecepatan 1Ghz. Samsung Galaxy Star masih menggunakan prosesor single core, sedangkan Smarfren Andromax C sudah mengadopsi prosesor dual core. Ini kelebihan lain yang dimiliki oleh Smartfren Andomax C.

Untuk suplai tenaga, Smartfren Andromax C menyediakan baterai berkapasitas 1420 mAh, sedangkan Samsung Galaxy Star hanya sebesar 1200mAh. Secara teori pemakaian Smartfren Andromax C lebih boros, karena prosesornya dual core dengan resolusi layar yang lebih lebih tinggi. Tetapi hal ini tidak berlaku. Ini dimungkinkan karena manajemen baterai yang dimiliki Smartfren Andromax C lebih baik.

Keduanya membenamkan kamera berukuran 2 MP. Tetapi gambar yang dihasilkan kurang maksimal. Minim detail serta saturasi warnanya kurang.

Untuk merekam video, Smartfren Andromax C mampu menghasilkan video beresolusi VGA, sedangkan Samsung Galaxy Star hanya mampu menghasilkan video dengan resolusi Quarter VGA. Dengan kata lain, kualitas video dari Smartfren Andromax C mempunyai resolusi 4 kali lebih tinggi daripada video yang dihasilkan oleh Samsung Galaxy Star.

Kesimpulan:

Dengan harga sekitar 150rb lebih murah, Smartfren Andromax C justru menawarkan lebih banyak keunggulan daripada Samsung Galaxy Star. Mulai dari resolusi layar, konektivitas serta daya tahan baterai. 

Keunggulan Smartfren Andromax C:
  1. Memiliki proesesor dual core.
  2. Resolusi layar lebih tinggi.
  3. Kapasitas baterai yang lebih besar.
Keunggulan Samsung Galaxy Star:
  1. Dimensi kecil, lebih nyaman masuk ke kantong.
  2. Dual SIM GSM.
Ini bukan tentang mana yang lebih baik atau mana yang tidak. Saran dari saya pribadi jika anda ingin membeli smartphone adalah pilihlah smartphone yang sesuai dengan kebutuhan anda. Sesuai kebutuhan, bukan sekedar memenuhi keinginan semata.

3 komentar

Ini lagi ikutan lomba blog kompetesi smartfren itu kan? semoga menang mas bro. udah kayak tulisan profesional ajah. :D

Yang murah belum tentu jelek ya. :))

Pilih 'Anonymous' atau 'Name/URL' di 'Comment as' jika profil untuk berkomentar tidak ada. Terima kasih telah meninggalkan komentar.
EmoticonEmoticon