Sunset di Tanah Anarki

Sekitar empat bulan yang lalu, secara nggak sengaja gue nonton video klip dari Superman Is Dead (SID). Itu lho, band beraliran punk rock yang berasal dari Bali. Sebenarnya lagu ini sudah lama di-launching. Karena gue kelamaan bertapa di goa aja makanya baru tau, hehehe.

Lagu ini diambil dari album baru mereka dengan judul yang sama. Katanya sih, ada 17 lagu di dalamnya, ini mewakili usia SID yang sudah mencapai 17 tahun. Gue bukan Outsider (nama penggemar SID). Gue cuma suka aja sama beberapa lagunya. Lagu mereka kebanyakan memiliki lirik yang kuat, tapi musiknya cenderung sederhana.

Setelah tersihir dengan lagunya, gue buru-buru men-downloadnya. Gue tonton videonya berulang-ulang. Dalam sehari bisa muter lagu ini sebanyak 12000 kali.

Pertama mendengar lirik lagunya, gue jadi inget ketika Jerinx (sang drummer) mendapatkan tantangan dari Sarah Sechan yang kebetulan menjadi host salah satu talk show di TV. Karena Jerinx dikenal sangat aktif di jejaring sosial, terutama Twitter, Sarah memberikan tantangan kepada Jerinx untuk membuat satu twit dengan batas waktu beberapa detik saja. Gue masih inget banget, twitnya kayak gini:
"Andai ku malaikat kupotong sayapku dan rasakan perih di dunia bersamamu.."
Dan ternyata, twit ini menjadi sebagian lirik di lagu Sunset di Tanah Anarki. 

Cover albumnya seperti ini:

Sunset di Tanah Anarki, SID, Ekologi Bali, Jerinx, Twitter, Perjuangan
Cover ini buat oleh salah satu seniman Jogjakarta

Menurut SID, album ini berisi tentang perjuangan. Salah satunya adalah perjuangan untuk mempertahankan keseimbangan ekologi di Bali. Saat ini, mereka (terutama Jerinx) sangat gencar melakukan kampanye penolakan reklamasi Teluk Benoa. Menurut pria dengan akun twitter @JRX_SID ini, proyek ini hanyalah akal-akalan para pejabat dan investor demi mengeruk rupiah. Gue mendukung perjuangan mereka. Meski dukungan gue sederhana sekali; me-retwit sebagian twit mereka. Sedangkan untuk Sunset di Tanah Anarki sendiri bermakna penegakan HAM kerusuhan 1998. Jika dicermati, di  video klipnya menampilkan gambar almarhum Munir.

Hal menarik lain adalah hadirnya penyanyi wanita di lagu ini. Dia adalah Brianna Simorangkir, wanita blasteran Batak dengan Australia. Cakep kok orangnya, hehe.

Selain Sunset di Tanah Anarki, lagu lain yang (gue tau dan) gue suka berjudul Jadilah Legenda. Lagunya kalem, tapi lagi-lagi, liriknya kuat banget. Semakin suka karena ternyata kunci gitarnya gampang diikuti. Gue yang baru kemarin belajar main gitar aja bisa memainkannya, meskipun tetap harus sambil baca kord, hahaha.

Harapan gue sih, semoga muncul SID-SID baru di Indonesia. Maksudnya muncul band yang lebih mementingkan pesan di balik lagu daripada pamer aib dengan tujuan popularitas.

Berikut lagu Sunset di Tanah Anarki beserta wawancara singkat di Net TV:



Link videonya https://www.youtube.com/watch?v=UaDvvVYgzhI

15 komentar

Gue juga suka lagu itu tapi ngga ngedengerinnya sampe sebanyak 12000 kali sih, hehe

Saya suka sama lagunya gan, penuh makna :)

oh ternyata nama sebuah lagu tomas
saya kira tadi bener2 sunset soalnya saya bukan penggemar SID sih

memang supermen is dead salah satu band punk indonesia yang sukses dan sekarang mempersiapkan tour di beberarapa negera erofa. ok sukses buat renggo star dan SIDnya.

wih. patut di donlod deh ini. haha.
iya ya, sekarang malah kebanyakan nebar sensasi daripada buat prestasi.

SID memang keren-keren bro lagunya, gue juga banyak lagunya :)
pokoknya edan banget deh lagunya :D

Gue juga baru tau nih lagunya habis ini langsung download

Pilih 'Anonymous' atau 'Name/URL' di 'Comment as' jika profil untuk berkomentar tidak ada. Terima kasih telah meninggalkan komentar.
EmoticonEmoticon