Blogwalking Adalah

Tadi saya iseng mengetik "blogwalking adalah" di google.co.id. Hasil teratas ditempati oleh cara-ririn.com. Kesan ketika membuka blog tersebut adalah "Buset dah, iklannya banyak bener, pasti trafiknya gila". Menurut artikel yang ditulis di sana, blogwalking adalah sebuah aktivitas/kegiatan berkunjung dan berkomentar yang dilakukan oleh seorang blogger di blog orang lain.
Blogwalking adalah, cara ririn, kenapa blog sepi komentar
Blogwalking adalah

Baru dua bulan terakhir saya rajin blogwalking. Sebelumnya jarang sekali. Mendadak rajin karena kalau dipikir-pikir, sayang juga sudah membeli domain, tapi blog malah 'ditelantarkan' seperti ini. Sebelum blog ini karatan, saya membuat komitmen dengan diri saya sendiri (jomblo, ya, mz?) untuk rajin menulis artikel, minimal 10 post per bulan, mulai bulan Januari 2015 kemarin. Alhamdulillah bulan pertama telah terwujud. Tinggal konsistensi ke depannya bagaimana. Semoga tetap konsisten. Dan ini lah yang berat.

Isi artikel saya usahakan sesuai dengan tagline blog ini "Cerita Pribadi dan Fiksi serta tulisan random lainnya". Meskipun tidak seimbang antara Cerita Pribadi (curcol), Fiksi (cerpen) dengan tulisan random (tips, artikel, opini, give away). Satu pelajaran yang saya dapat: menulis fiksi itu sulit.

Kembali ke blogwalking. Dulu saya menggunakan profil blogger standar dan cenderung menghindari memakai profil google+. Karena halaman google+ terasa lebih berat daripada profil blogger standar. Belakangan saya mencoba lagi menggunakan google+ sebagai profil blogger, ternyata lebih enak. Kegiatan blogwalking jadi terasa lebih asik. Ini faktor lain kenapa saya menjadi lebih bersemangat ketika blogwalking.

Ada beberapa hal yang kurang saya sukai (kurang suka bukan berarti benci, ya) ketika melakukan kegiatan menjalin silaturahmi sesama blogger ini dan menemukan:
1. Halaman blog berat
Salah satunya adalah memasang widget yang tidak terlalu penting. Widget musik misalnya. Biasanya ini terjadi pada blogger baru. Saya dulu juga begitu, haha.
2. Blog dengan komentar google+
Menurut hemat saya (halah) tampilannya kurang enak dilihat.
3. Mengharuskan untuk mengisi kode Captcha sebelum mempublish komentar
Ini sudah jarang saya temui. Banyak yang menyiasati agar komentar spam tidak otomatis terpublish dengan cara memoderasinya terlebih dahulu.

Meski begitu, saya tidak memilih-milih blog ketika blogwalking, mengingat manfaat blogwalking yang ruar biasa (sengaja pakai 'r'). Paling sering sih, mengawali blogwalking dari komentar-komentar yang pernah masuk, disusul blog langganan di home page blogger, kemudian scrol-scrol aplikasi google+ atau cek email langganan postingan blog teman-teman blogger yang sebelumnya diberi komentar.

Kalau kamu blogwalkingnya gimana?