Tragedi Cinta Jakarta-Bandung

Flash Fiction Lucu, Cerpen Lucu Terbaru

"Turunin aku sekarang!"

"Tapi kan kita..."

"Aku nggak mau tau, pokoknya turunin aku sekarang!"

Hubungan Dimas dan Rini sedang tidak harmonis. Sudah sebulan terakhir mereka sering cekcok seperti ini. Puncaknya sekarang, ketika mereka berdua hendak ke Bandung untuk menghadiri acara ulang tahun Putri --mantan pacar Dimas sekaligus sahabat Rini.

"Jangan gitu ah. Iya, aku yang salah." Dimas tampaknya sadar betul dengan aturan dasar dalam berpacaran: cowok selalu salah. Dia mengaku salah demi meredam emosi Rini.

"Kamu sadar nggak sih, kita ini mau ke acara ulang tahun sahabat aku yang udah kamu selingkuhin! Lagian, kamu kan nggak diundang!" Emosi Rini semakin menjadi-jadi.

"Ya kan selingkuhnya sama kamu. Lagian, masa aku tega biarin kamu sendirian dari Jakarta ke Bandung? Takutnya kamu nyasar. HP Cross kamu kan nggak ada GPS-nya?"

"Isshh.. Apa sih? Pake ngeledek lagi! Ini bukan Cross kali, ini Mito! Pokoknya turunin aku sekarang!"

Kali ini Dimas tidak menggubris ancaman klasik yang kembali dilancarkan Rini. Dimas lebih fokus mengendalikan mobil sambil sesekali menoleh ke jendela untuk melihat pepohonan yang seakan berkejaran.

Mereka saling terdiam beberapa saat.

"Kita udahan aja, Mas." ucap Rini lirih.

"Udahan berantemnya?"

"Udahan pacarannya!"

"Serius?" Dimas tak percaya jika Rini akan semudah itu mengucapkan kalimat putus.

Meski berat, akhirnya Dimas menyetujui keputusan sepihak dari Rini, "Ya udah deh kalo mau kamu gitu." Sambil menghembuskan napas, Dimas bergumam, "Ya sudahlah."

Mereka saling terdiam kembali. Dimas memasukkan HP ke saku bajunya setelah menutup game Drive Simulation yang baru saja dimainkan. Kembali menatap pepohonan dari balik jendela. Sementara Rini tampak sibuk dengan HP produksi China-nya itu. Mungkin dia sedang mengubah status akun Facebook-nya menjadi 'Single' atau sekedar ngetwit 'Semua cowok sama aja. KZL!'

"Sepuluh menit lagi kita sampai stasiun Bogor. Turun aja kalau mau turun. Aku tetap naik kereta ini. Aku mau ke tempat Om Andre di Lembang."