Tentang Sepakbola

Saat ini sepakbola bukan lagi sekedar olahraga. Bisa dibilang, sepakbola merupakan salah satu industri terbesar saat ini. Tentu saja industri yang saya maksud adalah industri hiburan.

Bagaimana tidak termasuk dunia hiburan, lagi pusing karena abis ngerjain UTS Kalkulus 2, pusingnya langsung hilang karena nonton bola. Lagi bingung harus ngapain karena nggak ada kerjaan, bingungnya langsung hilang karena nonton bola. Lagi sedih karena judul skripsi yang diajuin ditolak, sedihnya makin menjadi-jadi karena tim kesayangan kalah.

Dan yang tak kalah menyedihkan adalah kondisi persepakbolaan Indonesia. Dari waktu ke waktu, prestasi dunia sepakbola seolah enggan mengampiri tim sepakbola negeri tercinta ini. Memang timnas U19 sempat memenangkan [lupa memenangkan apa, lagi males nyari informasi. Buat yang tau, tolong tulis di komentar, ya], kemenangan yang sempat membumbungkan kepercayaan diri sepakbola kita.

Beberapa waktu lalu, Kementrian Pemuda dan Olahraga resmi membekukan PSSI. Pro dan kontra pun terjadi.

Pihak pro setuju dengan keputusan ini karena PSSI dinilai tidak bisa mengatasi permasalahan (yang sebenarnya masalahnya itu-itu saja) sepakbola kita. Sedangkan pihak yang kontra beralasan keputusan ini akan membuat Indonesia mendapatkan sanksi dari FIFA. Artinya, Indonesia tidak bisa tampil di pentas Internasional.

Sebenarnya saya tak terlalu peduli dengan hal ini. Sebagai putra legenda penonton sepakbola, saya hanya ingin dunia sepakbola kita maju dan seperti di awal paragraf tadi; menghibur.

Oh iya, di semifinal UCL nanti, Bang Ronal CS bakal ketemu wakil Italy, Juventus. Kayaknya bakal menang mudah, hehehehe. #HalaMadrid

Nemu di Twitter [@Footy_Jokes]

Ngomong-ngomong, kamu lebih suka main bola apa main bekel?