Tanda-tanda PRJ Telah Dibuka


Salah satu pertanda dimulainya Pekan Raya Jakarta atau PRJ adalah kemunculan abang-abang penjual kerak telor di pinggir Jl. Benyamin Sueb, Kemayoran secara tiba-tiba. Atau dalam bahasa Suriname ujug-ujug, hehe.

PRJ telah dibuka sejak tanggal 29 Mei kemarin. Kabarnya, sih, acara untuk memeriahkan ulang tahun Jakarta ini dibuka sampai tanggal 5 Juli. Kabar gembiranya lagi, buat yang enggan menggunakan kendaraan pribadi karena alasan susah cari tempat parkir atau alasan lain, bisa menggunakan Transjakarta, naiknya dari halte Transjakarta Monas.

Halte Transjakarta Monumen Nasional (Monas)
Halte Transjakarta Monas

Meski bersifat sementara, keputusan untuk membangun jalur Transjakarta baru di Kemayoran ini tepat menurut saya. Ya karena itu tadi, cari tempat parkir di sana agak susah. Parkir resmi maksudnya. Kalau parkir liar, sih, buanyak (pakai 'u', saking banyaknya).

Saya juga kalau sempat ke sana biasanya pilih parkir liar, keluar-masuknya lebih gampang.

Banyak hal yang memotivasi orang ke PRJ, salah satunya untuk menonton konser. Ini motivasi saya datang ke sana tahun kemarin (atau kemarinnya lagi, lupa). Norak, ya? Tidak juga, ini tergantung sudut pandang yang kamu gunakan.

Dimana lagi bisa nonton konser meriah dengan harga murah selain di sini? Hehe. Kalau yang ini norak, sih.

Waktu itu saya menyaksikan konser Raisa. Meski kurang suka dengan musik jazz, saya berusaha menikmatinya. Soalnya yang nyanyi Raisa. Ya.. karena yang nyanyi Raisa aja, tidak ada alasan lain.

Tapi bukan itu tujuan utamanya. Saya ke sana untuk nonton Sheila On 7. Band yang sudah eksis sejak tahun 90an, masa di mana pemutar audio menggunakan kaset pita begitu populer. Dari band-band yang ada di masa itu, sepertinya hanya SO7 saja yang masih mendapat tempat di hati generasi 90an hingga kini.

Satu hal yang membuat konser SO7 terlihat sangat 'hidup' adalah kepiawaian Duta dalam berinteraksi dengan penonton. Memang vokalis harusnya seperti itu. Lagu yang dibawakan pun, biasanya gabungan dari beberapa lagu yang dijadikan satu. Skill bermusik mereka jadi semakin terlihat. Hal ini lah yang membuat konser yang 'hidup' itu menjadi lebih hidup. Hidup kuadrat lah pokoknya. 

Oh iya, jadwal konser di PRJ 2015 bisa dilihat di halaman ini.

Berbicara tentang konser, ada satu band yang belum pernah saya tonton. Padahal sering sekali mengadakan konser gratis. Adalah Superman Is Dead atau SID. Band punk rock asal Bali ini belakangan sedang gencar menolak reklamasi Teluk Benoa. Proyek reklamasi ini dinilai mempunyai dampak yang sangat buruk terhadap lingkungan. Saya bukan Outsider, apalagi Ladyrose, hehe. Saya hanya suka dengan lagu mereka. Beberapa lagunya memiliki karakter kuat dengan tema perjuangan. Lagu khas band punk rock.

Raisa memang manis, SID memang garang. Tapi Sheila On 7 tetap di hati. Wk.

*Reklamasi: Kegiatan yang dilakukan oleh orang dalam rangka meningkatkan manfaat sumber daya lahan ditinjau dari sudut lingkungan dan sosial ekonomi dengan cara pengurugan, pengeringan lahan atau drainase (UU No 27 Thn 2007)

49 komentar

KAGAK NYAMBUNG WOI!

KENAPA MALAH BAHAS SHEILA ON 7? TAPI MEMANG, LAGUNYA FAVORIT BANGET! GUE SUKA BANGET SAMA BAND INI.

Duta memang vokalis yang mantapssss! :)

Udaa kenqk liburvpanjang ya co, bisa hapy2 di prj..
kerak telornya masi enak ga tuh

Tapi ada ampas kelapanya yg bikin seret ya go...sory typooo huft

Udah di buka aja tuh PRJ. Siapin duit buat main ke sana ah

Btw suka SO7, tos dulu deh TOOOOS!

SO7 is the legend sampai sekarang masih hafal lagunya saat masih berjaya...DAN.

Wiih, kayaknya bagus juga tuh tempat .. andaaai di tasikmalaya ada tuh kayak gitu -__-

Itu nyeritain band apa kerak telor :/

Aku juga ga kalah manisnya sama Raisa.. aku sama Raisa itu 11 12 lah gak beda jauh cantiknya :D

Judul Kerak Telor, intinya jadi konser -_-

pertanda kerak telor semakin populer ya mas :D

Hahaa mbak bangun tidur langsung blogwalking. Jadi banyak typo kan mbak
Heheheee

Gue juga penggemar SO7. Keren gila lagu nya :D

Dari kerak telor - Raisa - SO7 - SID

Judulnya tukang kerak telor -__-

Haha :D haddeuh mbaa, emang rasianya mau di samain sama mba *eeeeh haha :D

pertanda kerak telor mania lebih banyak dari penggemar band kayanya :D

Ayo, kita ke Jakarta, Fer! Yang diajak cuma Feri masa?

Kalimat yang paling bawah itu bikin aku gak perlu buka KBBI lagi buat tau artinya reproduksi, eeeh reklamasi, Nggo. Makasih ya.

Kapan ya Maroon 5 sama Eminem konser gratis di PRJ? :(

kaya es campur aja yaaa,, serba ada disini :D

SUKA SHEILA ON 7?! WAAAHHHH GUE enggak.
Bejanda deng, suka juga.
Take me to PRJ. :((

Banyak tukang kerak telor artinya.... ... banyak yang suka Sheila on 7. O_o

disana ada band favorit gua juga nggo, Endank Soekamti.. tp kok di jadwal namanya jadi Endank S.. jadi kayak penyanyi campursari.. wkwkwk

SO7 emang top dah.. gue juga suka ama lagu2 mereka.. :v ta[pi tetep Endank Soekamti tetep dihati wkwkwk :p

SID gencar menyuarakan tolak reklamasi udah lama kali nggo, udah lebih dari setahun, jauh2 sebelum pilpres kemaren udah menyuarakannya..

Mbak Nit: gapapa typo, masih bloggeriawi

Wulan: Heheheee

Selain tukang kerak telor, tukang obat juga tambah banyak yah mas :D

penggemar Sheila On 7 juga ya? sama dong :v

wah sayang ane gak suka kerak telorr..hihihih

Gue masih berusaha mencari kata "Kerak Telor" di isi postingan lu nggo . . dan ternyata cuma menemukan 1 keyword ajah . .
Malah bahas Raisa . .
Gue juga bukan bukan Outsider, tapi suka semua lagu SID . . apalagi sunset di Tanah Anarki itu . . bener2 menunjukkan heroisme banget dehh . .

masih belum terjawab nih judul blog'a soalnya ga membahas kerak telor isi postnya -_-

ko gambarnya halte? kirain gambar tukang kerak telor berjajaran :v

enak ya, bisa nonton konser murah gitu... aku mah apa atuh yang hidup jauh dari jakarta.

btw.. gak ada jkt48 yah...fuhh

Bener juga nih, mas obat jantung :D

Ferdinand Sinaga juga, kok.

Hehe..

Kayaknya ga mungkin deh kalo yang itu..

Boleh juga peribahasanya, Haw..

Haha, penggemar JKT48 nih

Pilih 'Anonymous' atau 'Name/URL' di 'Comment as' jika profil untuk berkomentar tidak ada. Terima kasih telah meninggalkan komentar.
EmoticonEmoticon