Kapan Waktu yang Tepat Buat Mandi Junub Saat Puasa?

Lama nggak nulis, lagi sibuk skripsi. Sibuk tapi males, aneh. Sekarang lagi ada semangat, udah bikin kopi juga, eh mati lampu. Nasib. Ya udah lah, nulis di blog aja. Lagian nggak efektif juga ngerjain itung-itungan di kegelapan. Berasa lagi di goa.

Jadi, kemarin ada temen yang nanya, "mandi junub setelah adzan subuh, puasanya sah nggak sih?" 

Jujur saya heran, kenapa pertanyaan semacam ini bisa sampai ke telinga saya. Padahal saya nggak religius-religius amat. Biasanya merasa paling religius pas bulan puasa kayak gini aja, atau pas naik pesawat. Iya, naik pesawat adalah momen dimana saya menjadi sangat religius. Tak henti-hentinya mengucapkan takbir, tahmid, tahlil dan tasbih dalam hati, hehe. Jadi, mungkin momen paling religius dalam hidup saya adalah ketika naik pesawat pas bulan puasa. Tapi saya belum dapet kesempatan seperti ini.

Kembali ke mandi junub. 

Seseorang harus menjalani mandi junub atau mandi wajib karena banyak hal, diantaranya karena berhubungan suami istri, mimpi basah sampai hal-hal lain yang diinginkan. Temen saya yang nanya (sebut saja Bunga, 24 tahun) adalah cowok yang belum menikah. Katanya sih, dia harus mandi junub karena sebab yang terakhir.

Mandi Shower

Karena kurang paham dengan masalah ini, saya coba mencari jawaban layaknya orang-orang jaman sekarang: nyari di Google.

Setelah baca artikel sana-sini, akhirnya saya dapat juga jawabannya. Jawabannya yang saya dapat adalah sah-sah aja. Karena suci dari hadats besar dan hadats kecil bukanlah syarat sah berpuasa, tapi syarat sah dalam menjalankan shalat.

Sekarang pertanyaannya adalah kapan waktu yang tepat untuk melaksanakan mandi wajib?

Lebih baik, sih, abis ***** langsung mandi. Ada yang bilang kalau tidur dalam keadaan junub itu makruh, jadi lebih baik mandi. Tapi, kalau nggak mau mandi (dengan alasan dingin atau yang lain), disunahkan untuk berwudhu, wudhu layaknya ketika mau mengerjakan shalat. Kalau udah begini, baru deh, pas bangun tidur langsung mandi wajib trus shalat subuh.

Jadi gitu, ya. Jangan mau enaknya aja (?)

Yang pura-pura masih polos mana suaranya?

Eh, lampu udah nyala lagi. Mau lanjut ngerjain skripsinya. Kalau ada yang salah dengan tulisan ini, silahkan ditegor, jangan sungkan-sungkan. Anggap aja blog sendiri. #Lah