Pertama Menggunakan Pertalite, Langsung Jadi Begini



Pasti sudah banyak yang tahu perihal peluncuran bahan bakar jenis baru bernama Pertalite. Bahan bakar dengan kadar oktan 90 ini resmi diluncurkan sejak 24 Juli lalu.

Nah, kemarin (18/08/15) aku baru aja mencoba bahan bakar jenis ini. Sebenarnya nggak sengaja, sih. Niatnya pengen ngisi premium, eh ternyata antri di pengisian Pertalite. Ya sudah, dilanjutkan, daripada harus ngantri lagi. Sekalian biar tahu bedanya dengan bahan bakar jenis lain seperti apa.

Oya, tadi sempat disinggung soal kadar oktan. Kadar oktan atau istilah kerennya Research Octane Number (RON) pada Pertalite adalah 90, lebih tinggi daripada Premium (88) dan lebih rendah dari Pertamax (92). Apalagi Pertamax Plus (95).

Pertalite, Oktan, RON, Premium, Pertamax
viva.co.id

Pertalite dijual dengan harga Rp 8400/liter. Ada yang menyimpulkan jika Pertalite ini adalah bahan bakar alternatif buat yang sering mencampur Premium dan Pertamax. Karena jika ditinjau secara harga, harga Pertalite setara dengan campuran Premium dan Pertamax dengan perbandingan 50:50. Kamu pasti juga pernah mencampur Premium dan Pertamax dengan tujuan biar mesin mendapat bahan bakar 'bagus' tapi nggak terlalu ngeluarin banyak duit, kan?
Meski begitu, campuran ini masih kurang bagus jika dibandingkan langsung dengan Pertalite. Soalnya bahan aditif pada Pertamax jadi ilang kalau dicampur dengan Premium. Beda dengan Pertalite yang udah ada bahan aditif dari sananya.

Ngerti nggak aku ngomongin apa?

Intinya gini, sih. Pakai Pertalite bikin motor jadi lebih enteng, akselerasi lebih cihuy daripada pakai Premium. Oya, aku pakai motor injeksi, kalau motor karburator kurang tau ngefek apa enggak.

Tapi ini sekedar 'perasaan', masih harus dibuktikan melalui serangkaian pengujian di laboratorium ITB dan IPB.