Kembalinya Dragon Ball dan Reality Show

Saat ini nyari tayangan TV khusus anak susah, ya? Beda banget dengan zaman saya masih kecil. Zaman ketika hari Minggu bisa seharian penuh nonton kartun. Meski kadang-kadang harus rebutan remot TV dengan ayah karena beliau pengen nonton tinju. Generasi 90 pasti pernah mengalami hal seperti ini.

Sampai sekarang saya masih bertanya-tanya, apa sih menariknya acara tinju?

Oya, saya bukan pecinta anime. Tetapi cukup senang ketika Global TV kembali menayangkan Dragon Ball. Dragon Ball adalah salah satu tontonan favorit saya dulu, selain tentu saja Doraemon, One Piece, Ksatria Baja Hitam, Power Ranger dan Sailormoon. Hehe.

Tapi ada hal-hal yang agak disayangkan yang membuat Dragon Ball tak seperti dulu lagi. Selain Bulma sering kena sensor (di-blur), banyak adegan -ketika berantem- yang dipotong. Tentu ini membuat keseruannya berkurang.

Soal sensor, ini sama anehnya yang terjadi di SpongeBob. Sandy, yang notabene seekor Tupai tak luput dari sensor ketika dia hanya memakai bikini. Kalau dipikir-pikir, siapa juga yang nafsu sama seekor Tupai? Ya kecuali Tupai itu sendiri.

sandy, sensor, kpi, spongebob
(hipwee.com) Tupai dalam bahasa Jawa disebut 'Bajing'

Lain Global TV, lain Trans TV. Kalau Global TV kembali menayangkan Dragon Ball, Trans TV malah menayangkan reality show yang penuh sandiwara, Katakan Putus.

Kemarin saya sempetin nonton full satu episode. Menonton bukan sebagai penggemar, tapi cuma pengen tau aja kayak gimana sih penyajiannya. Apakah bisa terlihat natural seperti Fake Taxi. *eh

Ceritanya, sang pelapor adalah seorang pria bernama Andra, punya pacar namanya Bunga (saya lupa namanya). Keduanya masih sekolah.

Andra pengen putus karena karena kelakuan si Bunga yang berandalan banget. Suka ikut balapan dan suka boncengan bertiga pake motor matic. Cabe-cabean banget deh pokoknya. Di awal, Andra sempet diledekin sama host Katakan Putus, 'Cowok kok gak berani mutusin sendiri?' Tapi pertanyaan itu dijawabnya dengan cengengesan.

Sempet ada adegan berantem-berantemnya dikit biar lebih dramatis. Tapi gagal.

Dan endingnya pun gampang banget ditebak. Si Bunga nyesel sama perbuatannya, trus nggak mau diputusin.
katakan putus, reality show, rekayasa, trans tv
Motoin Sendiri
Di situ keterangannya Kamera Tersembunyi, tapi suara keduanya jelas banget. Suaranya nggak mungkin ketangkep sejelas itu sih, kecuali mereka pakai clip on. Ini kan pengintaian, nggak mungkin banget masang clip on dulu ke target sebelum mengintai? Kecuali memang sudah direncanakan.
clip on, wireless, katakan putus
Wireless Clip On
Bikin reality show, mbok ya yang niat dikit. Jangan kalah sama Fake Taxi, dong! :p