Mengapa Kita Harus Menggunakan Stabillizer Listrik?

Tak bisa dipungkiri, saat ini listrik sudah menjadi kebutuhan pokok dalam kehidupan sehari-hari yang wajib dipenuhi. Mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi (kayak lagunya alm. Mbah Surip), pasti kita menggunakan listrik. Dengan listrik, kita bisa memasak nasi menggunakan rice cooker, mencuci baju dengan mesin cuci, mengisi daya baterai handphone, menyalakan TV, menyalakan komputer/laptop, dan masih banyak lagi. Jadi, sepakat dong kalau kebutuhan listrik sangat penting untuk kita?

Night Photography
Tanpa listrik, nggak akan ada foto kece kayak gini -via improvephotography.com

Saat ada masalah dengan listrik yang ada di rumah atau di tempat kerja, tentu saja kita akan merasa sangat tidak nyaman. Belum lagi jika arus listrik sering naik turun sehingga menyebabkan barang-barang elektronik kita cepat rusak. Daripada mengambil risiko barang-barang elektronik kita rusak, bukankah lebih baik menggunakan stabillizer listrik untuk mencegah hal itu terjadi?

Stabillizer listrik atau Automatic Voltage Regulator (AVR) merupakan alat pengatur voltase listrik otomatis. Alat ini berfungsi untuk menjaga kestabilan aliran listrik agar tidak terjadi lonjakan listrik secara mendadak pada perangkat elektronik. Jadi intinya, stabillizer listrik ini adalah pengaman agar naik-turunnya listrik tidak mempengaruhi alat elektronik yang ada.

Setiap stabillizer memiliki power output maksimal yang berbeda-beda, mulai dari 50%, 60%, 70%,
hingga 80%. Agar aman, sebaiknya gunakan stabillizer listrik dengan faktor keamanan 20% agar stabillizer lebih awet dan tahan lama. Jadi, stabillizer listrik tidak kita gunakan bebannya hingga 100%.

Dalam stabillizer, komponen terpenting terletak pada bagian gulungan kawat tembaganya. Semakin besar kapasitas sebuah stabillizer, semakin banyak jumlah lapisan atau semakin tebal gulungan kawat tembaganya.

Untuk memastikan bahwa tegangan listrik di rumah/kantor cukup, cobalah cek menggunakan volt meter. Jika hasilnya kurang dari 200 V, berarti stabillizer listrik memang diperlukan untuk menjaga kestabilan tegangan listrik agar kembali normal.

Harga jual stabillizer listrik pun cukup bervariatif. Sebelum membeli, lakukan riset kecil-kecilan terlebih dulu dengan menanyakan pendapat tetangga atau teman yang telah menggunakan stabillizer listrik sebelumnya.

Tiap tempat tentunya membutuhkan stabilizer dengan kapasitas berbeda. Jangan lupa untuk memilih stabillizer listrik yang bermerek dengan kualitas tinggi. Sebagai saran, pilihlah power maksimum yang dapat dipilih adalah 80% hingga 100%.