Semua orang yang punya TV pasti tau perihal sidang kasus pembunuhan menggunakan kopi bersianida ini. Korban meninggal bernama Mirna setelah minum kopi Vietnam yang dipesan oleh Jessica di kafe Olivier, Grand Indonesia pada 6 Januari 2016 yang lalu. Jaksa penuntut umum mendakwa Jessica dengan tuduhan pembunuhan berencana (kompas.com).

Walaupun mereka ‘bukan siapa-siapa’, nyatanya sidang ini mampu menarik perhatian para pewarta. Hampir semua stasiun TV swasta menayangkan proses persidangan ini, beberapa bahkan menayangkan secara langsung. Olimpiade Rio aja kalah, nih.

Terakhir saya lihat berita, Otto Hasibuan (pengacara Jessica) menolak bukti berupa rekaman CCTV. Dia menganggap bahwa rekaman tersebut bukan bukti asli karena telah mengalami modifikasi. Sebelumnya, menurut saksi ahli, video tersebut memang harus (kalau nggak salah) dinaikkan resolusinya, biar pas di-zoom in nggak nge-blur. 
--

Saya jadi inget sama film India, judulnya Drishyam. Film ini menceritakan tentang pembunuhan nggak sengaja yang dilakukan oleh Anju kepada Sam.

Pembunuhan bermula ketika Anju kemah bersama teman-teman sekolahnya, termasuk Sam. Suatu waktu, Anju mandi di kali (emang di India nggak ada toilet umum, ya?). Dasar bad boy, Sam pun mengabadikan lekuk tubuh Anju ketika melakukan kegiatan tanpa busana ini dengan ponselnya.
Hasil rekaman ini digunakan Sam untuk memeras Anju agar mau melakukan apa pun yang diinginkannya.

Suatu malam, sesuai janji, mereka bertemu di gudang belakang rumah Anju untuk melakukan hal “apa pun” tersebut. Belum sempet ngapa-ngapain, muncul ibunya Anju. Beliau memohon agar video rekaman tersebut dihapus. Namun Sam menolaknya mentah-mentah.

Merasa harga diri keluarga terancam, Anju memukul kepala Sam dengan besi yang terbilang kecil ketika Sam sedang lengah. Anehnya, Sam langsung meninggal meninggal. Anju dan ibunya panik. Ayahnya nggak bisa ditelepon karena sedang asik nonton film di tempat kerjanya.

Yha, nonton film. Ngeselin nggak, sih?!

Keesokan paginya, ayah Anju yang bernama Vijay (tapi bukan seorang inspektur, melainkan tukang service TV kabel yang hobinya nonton film) pulang dari tempat kerja. Dia terkaget-kaget mendapati anak dan istrinya menangis dan saling berpelukan, menunjukkan kekhawatiran yang amat sangat.

Sidang pembunuhan Mirna. Sidang Jessica. Film India. Sinopsis Film Drishyam.

Setelah tau gimana kronologi kejadiannya, Vijay langsung berpikir gimana cara untuk ‘menyelamatkan’ anaknya. Mau gimana pun, Anju tak ada niat untuk membunuh. Seandainya Sam nggak dibunuh pun, gimana nasib anak dan harga diri keluarganya? Begitulah kira-kira yang ada di otak Vijay.

Walau pun nggak lulus SD, nyatanya Vijay adalah orang yang cerdas. Melalui film-film yang sering ditontonnya, dia menerapkan ilmu “cocoklogi” yang didapat dari film-film tersebut. Dia tau betul bahwa seseorang dinyatakan bersalah hanya jika secara hukum membuktikan hal tersebut atau sang pelaku mengakuinya. Kecerdasan Vijay terlihat dari bagaimana dia menyingkirkan bukti yang mengarah kepada anaknya.

Cara ngilangin buktinya gimana? Tonton aja sendiri. Pokoknya, sampai film berakhir pihak kepolisian gagal membuktikan Anju sebagai pembunuh Sam.
--

Kembali ke persidangan Jessica.

Misalnya (ini cuma misal) Jessica memang pembunuh Mirna tetapi secara hukum nggak terbukti, gimana? Dan sebaliknya, misal Jessica bukan pembunuh Mirna tapi di persidangan “terbukti”, gimana?

Repot juga ya jadi penegak hukum? Ini menyangkut nyawa manusia, lho.

Oya, pelajaran yang bisa diambil dari film Drishyam adalah: jangan suka ngintip orang mandi di kali. Salah-salah bisa mati!


17 komentar

anjay lah film si anju seru bat.
punya link downoadan filmnya gak ? mau dong plis plis plis ..
gara-gara lu cerita gini ane jadi penasaran kan gimana kelanjutan ceritanya ..

Bangke.... ini review ngeselin. Tapi bikin penasaran. Jadi pengen download asli. Hobi si Om Vijay menarik tuh. Trus ending-nya (itu kamu tulis ending-nya kan, Nggo?) juga menarik.

Aku nggak nonton sidang Jessica. Huhuhu. Padahal katanya seru ya. Jessica garuk-garuk aja jadi sorotan. :D

Heeeee, ini persis yang diomongin guru PPKN gue di sekolah minggu ini. Padahal selama ini gue mikirnya "udahlah, penjarain aja si Jessica biar sidangnya selesai. Biar Olimpiade Rio disiarin." Tapi kalo dipikir lagi, nggak mungkin segampang itu.

Mikir-mikir deh kuliah di hukum. Mending di teknik. Hahahaha.

Yhaaa. Barusan banget ini aku bikin postingan yang ada Jessica juga di judulnya. Ya Allah.

Ini nih pelajaran moral yang mantap banget. Jangan ngintipin orang mandi di kali wkwk.

benar juga tuh rekaman CCTV nya harus di naikan resolusi nya supaya gak ngeblur saat di zoom..

Nah kalau ini jadi pelajaran banget buat kita dan yang pasti jangan ngintipin orang yang sedang mandi di kali :D

Horeeee satu persatu para blogger yg hibernasi uda bangkit

Tapi perlu ya nggo dikasih kata j@v hoho

Jadi pnasaran, tumben ada gilm india genre pembunuhan biasanya cinta2 sambil nari2 huhu

Goki bang renggo bisa tahu sinopsis film India yang gue aja gak tau judulnya apaan tuh.

Tp btwt Jessica makin ke sini makin cantik, iya gak sih? di-endorse kali ya tiap sidang

Emang JAV ngeblur, yak? Gue kok waktu itu nonton yang tanpa sensor. Ehhh.
Kenapa gue fokus di bagian ini, sih? :(

Gue gak pernah ngikutin berita soal Jessica itu lagi. Buang-buang waktu. Waktu gue udah banyak terbuang. Mending tidur. Wakakak. :))

Aaaaaaaaarrrrrrggggghhhhhhhhh....!!!!! Bikin penasaran, padahal gue mau tau gimana cara ngilangin barbuknya. Ish...

syahrukhan kali ah, indonesia memang begitu gan...:D

Sangat Bermanfaat Artikel Yang Di Posting , Kunjungi Juga Ya Blogger Saya Tentang Macam – Macam Usaha di Indonesia Agar Menjadi Sukses hanya di https://primapengusahamuda.blogspot.co.id/

indonesia itu kreatif, kasus pembunuhan ajah bisa mirip sama film india.:D

baru tau ada film india itu. mau cari tapi....ada jogetnya nga?
mirip beberapa kasus di Conan yak, korban pembunuhan sebenarnya rese sama pelaku pembunuhan.

kaya kasus Antasari yak, gak ngebunuh tapi di mata hukum terbukti hhh~

menyangkut kalimat terakhir saya kurang setuju, ngintip bole tapi jangan diabadikan. eh maap

Cari sendiri link-nya. Be creative!

Endingnya ditulis dong, ini kan review gak jelas:D

Ya gitu deh... moga2 aja hakimnya ga lupa sholat istikhoroh hihihi

Pilih 'Anonymous' atau 'Name/URL' di 'Comment as' jika profil untuk berkomentar tidak ada. Terima kasih telah meninggalkan komentar.
EmoticonEmoticon