Setelah Mannequin Challenge, Apalagi?

Setelah Ice Bucket Challenge dan Harlem Shake, sekarang giliran Mannequin Challenge yang menjadi trend di dunia maya. Kegiatan pura-pura menjadi patung (mannequin) ini diawali oleh anak SMA di Florida melalui postingan Twitter yang menjadi viral.

Tapi, buat pecinta film-film Stephen Chow, mungkin akan langsung menyangkal fakta di atas. Yang pernah nonton Shaolin Soccer pasti tahu kenapa.

Tak hanya Shaolin Soccer, pada film Deadpool juga ada bagian yang menggunakan teknik seperti ini. Kalau tidak percaya percaya, coba putar file Deadpool.mkv di laptop kamu, kemudian perhatikan bagian opening-nya.

Belakangan, salah satu video klip Desy Ratnasari juga dihubung-hubungkan dengan tantangan ini. Dasar netizen!

Jika Ice Bucket Challenge mempunyai tujuan-tujuan tertentu seperti kampanye, donasi atau hal lainnya, maka Mannequin Challenge ini cuma buat seru-seruan saja. Buat kamu yang pengen ngelakuin kegiatan minim manfaat ini, mungkin tip-tip di bawah ini bisa membantu.

Pastikan Ada yang Mau Pegang Kamera
Ini poin yang paling penting, karena pernah ada penelitian ilmiah yang menyatakan faktor kegagalan terbesar pembuatan Mannequin Challenge adalah tidak ada yang mau pegang kamera, semua orang pengen jadi manekin. (ngasal)

Gunakan Stabilizer Kamera
Ini buat pendukung aja, sih. Soalnya kamera tanpa stabilizer yang dipegang sambil berjalan akan menghasilkan video yang sangat tidak stabil. Penggunaan stabilizer ini akan meminimalisir komentar miring dari para netizen yang budiman seperti, “Ah, sakit mata gue liatnya.”

Siapkan Backsound
Lagu yang sering dipakai pada challenge ini adalah lagu berjudul Black Beatles dari Rae Sremmur ft. Gucci Mane. Konon, gara-gara dipakai menjadi backsound Mannequin Challenge, lagu ini tembus 10 besar pada jajaran Billboard Hot 100. 

Lakukan Video Editing
Peran video editing ini sebatas untuk mengganti audio pada video yang telah direkam menjadi lagu pada poin 3 di atas. Karena kegiatan merekam video sambil memutar lagu dengan tujuan menjadikannya backsound adalah perbuatan tercela dalam dunia videografi.

Di bawah ini adalah video lama saya. Waktu itu tujuan bikin bukan untuk Mannequin Challenge, karena memang belum menjadi trend. Karena momennya pas (lebih tepatnya saya pas-pasin, karena video ini memang bukan Mannequin Challenge), video ini saya reupload di akun Instagram saya. Dengan menggunakan tagar #MannequinChallenge, ternyata mendapat view lumayan banyak (bisa ratusan view, biasanya cuma puluhan, haha).

Video ini menggunakan dua foto yang saya olah menggunakan Photoshop dan Sony Vegas.

Setelah Mannequin Challenge ini, kira-kira apalagi ya, yang bakal jadi trend? Tuangkan imajinasi liarmu di kolom komentar!

10 komentar

Yg bakal jadi tren nanti tuh baju dipake dikaki celana dipake di badan

Agak bingung juga sama challenge ini. Gimana caranya bisa nggak goyang begitu. Ternyata pake stabilizer. Wahahah, norak banget baru tahu.

Saya, sih, dukung tren yang diusung Niki.

Ah kirain videonya lama, rupanya cuma 15 detik.

Jujur, saya baru tahu malah ada trend ini. Ha ha. Nah kalau dulu pas lagi musim harlem shake saya tahu. Itu ice bucket apalagi ya ampun...

Mungkin nanti bakalan ada tren Tukeran Pacar Challenge. Mantep.

Itu cuma kira-kira aja :D

Saya juga!

Iya, cuma 15 detik doang.

Jangan, kasian yang udah berumah tangga, Cees.

Kok manekin challenge orang lagi boker gak ada yah? Hahaha

Goyang bang jali challenge kayaknya bisa di andalkan gan setalah mannequin hehehe

Pilih 'Anonymous' atau 'Name/URL' di 'Comment as' jika profil untuk berkomentar tidak ada. Terima kasih telah meninggalkan komentar.
EmoticonEmoticon