Harga property semakin lama semakin tinggi. Banyak keluarga yang akhirnya memutuskan untuk membeli secara kredit karena hal ini. Di jaman sekarang ini, rasanya tak banyak yang mampu membeli rumah secara tunai. Nah, salah satu cara untuk mendapatkan rumah dengan harga yang relatif lebih murah adalah membelinya pada kondisi over kredit. Jual-beli pada kondisi ini lazim dilakukan. Jika pihak pembeli ingin mendapatkan rumah dengan harga miring, maka ada macam-macam alasan penjual untuk ‘meng-over-kreditkan’ rumahnya, semisal alasan ekonomi yang sedang terpuruk, feng shui yang tak sesuai perhitungan, atau memang sudah kebanyakan stok rumah.

Jika dilihat dari perspektif perbankan, over kredit rumah merupakan pangsa pasar yang memiliki prospek cukup bagus. Karena hal ini memberi banyak sekali kemudahan bagi nasabah.

Meski memiliki harga yang cenderung lebih murah (karena bisa jadi si penjual memang sedang membutuhkan uang dengan cepat), membeli rumah dengan cara over kredit ini bukan tanpa resiko, jadi harus diputuskan dengan matang.

Dan berikut ini adalah cara melakukan over kredit rumah.

Image Credit: duitpintar.com

Cara Aman Melakukan Over Kredit Rumah
Sangat dianjurkan bagi pembeli dan juga penjual untuk mendatangi bank secara langsung terlebih dahulu. Usahakan pilih bank yang memberikan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR). Sebagai pembeli, pastikan sertifikat tanah dan rumah dari rumah yang dijual ada dan sah secara hukum. Karena pengajuan over kredit rumah hanya dapat dilakukan ketika sertifikat rumah sudah diterbitkan dan telah diakui.

Bagi pihak pembeli dan juga penjual, sangat wajib membawa sejumlah dokumen data pribadi ketika mendatangi bank. Seperti KTP, slip gaji, surat keterangan kerja, surat keterangan rumah pertama, dan juga fotokopi mutasi keuangan selama tiga bulan terakhir. Penjual over kredit rumah akan diminta melakukan permohonan untuk mengambil kredit dalam pengalihan posisi pembeli sebagai debitur baru. Dan apabila pengajuan sudah disetujui dari bank, pembeli akan diminta untuk melakukan tanda tangan perjanjian dari kredit baru yang mengatasnamakan diri Anda sebagai pembeli serta akta jual beli dan pengikat jaminan.

Saat ini mungkin Anda bertanya-tanya mengapa harus melaporkan dulu ke bank. Ini semata-mata untuk memastikan tak penipuan pada transaksi jual-beli over kredit rumah. Karena dari pihak bank sendiri memiliki tim surveyor yang sangat kredibel.

Nah, demikian informasi mengenai cara melakukan over kredit rumah. Semoga artikel ini dapat membantu Anda yang sedang berencana melakukan transaksi over kredit rumah.

PS: Pastikan rumah yang akan Anda beli bukan bekas tempat untuk bunuh diri.


New comments are not allowed.